Bienvenido

Wisata Kuliner Kota Kediri

Selasa, 29 Desember 2009

Kota kediri adalah kota yang sangat memanjakan penikmat kuliner, karena di kota ini banyak pedagang makanan khas kediri (tahu, gethuk pisang dan O2/bekicot) dan jawa timur. Hampir di setiap meter jalan-jalan utama di kota kediri berjajar pedagang makanan dan minuman.

Contoh disepanjang Jl. Doho kalau malam hari berjajar pedagang nasi pecel-tumpang pincuk dan nasi-mie goreng. Kemudian di sepanjang Jl. HOS.Cokro Aminoto (pasar pahing) berjajar pedagang ronde, putu, pohong keju, roti bakar bandung, martabak & terang bulan, nasi&mie goreng, soto daging, molen, es campur, es oyen dll.

Berikut adalah reportase versi saya, ketika mencoba beberapa makanan di kota kediri yang sudah saya coba dan mungkin bisa dijadikan referensi pembaca ketika berkunjung ke kota ini.

  1. Nasi Goreng Batu
    Saya menyebutnya demikian karena lokasi dari pedagang nasi & mie goreng ini berada di depan bengkel dynamo & accu “Batu” di Jl. Let.Jend S. Parman. (pertigaan sebelum terminal lama ke barat sekitar 300 meter. Ciri khas dari nasi goreng di kediri adalah dari cara memasaknya. Perporsi pesanan akan dimasak satu per satu (misal pesan 3 porsi, pedagang akan memasak 3x ) selain itu memasaknya menggunakan bara api dari arang agar panas yang diperoleh lebih stabil dan merata (nasi goreng Batu pakai kompor gas). Menu favorit saya nasi “mawut”

  2. Nasi Pecel - Tumpang Bu Beni
    Masih di Jl. Let.Jend S.Parman di depan kantor Asuransi Jiwas Raya terdapat warung nasi pecel – tumpang “ Bu Beni” yang sangat pas di lidah saya. Warung ini buka senin – sabtu mulai pukul 16.30 dan biasanya habis pukul 20.00 wib. Selain Nasi pecel – tumpang, juga menyediakan rawon, jenang kolak,bali dan berbagai lauk-pauk pendukung nasi pecel – tumpang seperti ayam bakar, usus goreng, lele goreng, telur puyuh dll.

  3. Pentol Pak No
    Berbeda dengan pentol-pentol yang lain, pentol buatan pak no lebih kenyal dan terasa daging sapinya. Selain itu pentol buatan pak no ada yang berisi telur puyuh dan hati sapi. Disajikan dengan kuah yang terasa banget gurihnya, lokasi jualan pak no terletak di depan komplek SDN Banjaran di Jl. Kusuma Bangsa (sebelah barat Stadion Brawijaya)


    bersambung

Content Filtering Dengan DNS Nawala

Selasa, 22 Desember 2009

Sebuah artikel kecil dalam majalah bulanan CHIP edisi bulan Desember 2009 tentang Content Filtering dengan DNS Nawala yang saya baca, memberi inspirasi kepada saya untuk melakukan perbaikan konfigurasi DNS Server ditempat saya bekerja.

Nawala Project adalah sebuah layanan yang bebas digunakan oleh pengguna internet yang membutuhkan saringan konten negatif. Nawala Project secara spesifik akan memblokir jenis konten negatif yang tidak sesuai dengan peraturan perundangan, nilai dan norma sosial, adat istiadat dan kesusilaan bangsa Indonesia seperti pornografi dan perjudian. Selain itu, Nawala Project juga akan memblokir situs Internet yang mengandung konten berbahaya seperti malware, situs phising (penyesatan) dan sejenisnya. (di kutip dari www.nawala.org)

Selain menggunakan Proxy server untuk memfilter isi web, saya mencoba untuk memfilter dengan menggunakan IP Address DNS Nawala yaitu:
180.131.144.144 dan 180.131.145.145

Dengan cara:

1. Merubah IP Address DNS Server PC Gateway (Endian Firewall 2.2) ke IP Address DNS Nawala seperti diatas.

2. Merubah setting IP Address DNS Forwarders ke IP Address DNS Nawala.

Dengan perbaikan seperti di atas diharapkan komputer dan jaringan komputer kita, tidak mudah terkena malware dan teman2nya.


NB: Bagus untuk penggunaan internet di rumah, agar buah hati / keluarga kita terhindar dari konten-konten negatif suatu web.


Reportase "OpenSUSE 11.2 Release Party"

Senin, 14 Desember 2009

Tanggal 12 Desember 2009, Penulis menyempatkan diri untuk ikut dalam acara "OpenSUSE 11.2 Release Party" yang diselenggarakan oleh Komunitas OpenSUSE Indonesia Wilayah Surabaya yang bekerja sama dengan KLAS bertempat di Perl Cafe - Intiland Tower Surabaya.
Sempat surprise saat tiba dilokasi acara. Ternyata peserta-nya banyak dari pelajar SMU. Ada beberapa dari mereka membawa laptop untuk langsung mencoba OpenSUSE 11.2 ( ternyata selain release party Open SUSE 11.2 ada tema lain yaitu "Implementasi openSUSE untuk Pendidikan". Pantesan banyak pelajar SMU he...he....)

Acara dimulai dengan presentasi atau lebih tepatnya dengan pengenalan sekaligus demo OpenSUSE Edu-li-fe 11.2.
Yang menarik adalah dimana saat di kenalkan suatu aplikasi (sudah di bundling di edisi openSUSE Edulife 11.2) untuk anak-anak. Seperti puzzle, pengenalan huruf, angka, bentuk dan masih banyak lagi (saya langsung teringat buah hati saya).
Presentasi ke dua membahas tentang cara remastering opensuse dengan SUSE Studio. Remastering ini digunakan untuk membuat distro baru (turunan openSUSE) sesuai dengan keinginan kita. Jadi kita bisa menambah atau mengurangi aplikasi yang sebelumnya sudah ada/belum di distro baru yang akan kita buat sekaligus memberikan nama kepada distro baru yang kita buat.


Secara keseluruhan acara ini berjalan sukses, lancar, hangat, fun dan yang terpenting membuat peserta betah untuk terus menyimak presentasi yang disajikan. Dan dengan hanya berbekal Rp 10.000,- peserta sudah mendapatkan snack + CD openSUSE 11.2
Selamat buat panitia,KLAS & Komunitas openSUSE wilayah Surabaya


Endian Firewall Community 2.3 Release

Selasa, 24 November 2009

Setelah pada bulan Juni 2009 lalu Endian Firewall Community me-release Final Version 2.2, Endian Firewall Community kembali me-release versi 2.3 pada tanggal 27 Oktober 2009. Beberapa perbaikan dan penambahan feature melengkapi versi 2.3 ini. Seperti feature tambahan Quality of Service yang menggantikan feature Traffick Shaping yang fungsinya untuk memprioritaskan trafick-trafick service yang penting (ssh, VoIP). Berikut Highlight feature EFW Community 2.3 :

  • Backups
    Backups can now be stored to and recovered from attached USB mass storage devices. It is also possible to schedule automatic backups and to send encrypted backups via email.
  • Dashboard
    The main page has been replaced by a dashboard with statistics about the
    system and its services as well as live-graphs for incoming and outgoing traffic.
  • Email notifications
    Emails can be sent automatically for predefined events.
  • HTTP proxy time based access control
    With the new interface it is possible to add time based access control
    lists for the HTTP proxy.
  • HTTP proxy with user- and group-based content filtering
    The HTTP proxy now has a new and polished web interface that adds the possibility to create group based content filters.
  • Intrusion Prevention
    Snort rules can now be configured. It is possible to drop packets as
    well as to log intrusion attempts.
  • Policy routing
    Routing rules can be created based on the interface, MAC address,
    protocol or port of a packet.
  • Port forwarding rewrite
    In version 2.3 it is possible to add port-forwards from any zone (only
    from the RED zone previously). Port forwarding without NAT is now also
    supported.
  • Quality of Service and Bandwidth Management
    Traffic Shaping has been replaced by a fully configurable Quality of
    Service module. QoS devices, classes and rules can be defined.
  • SNMP support
    Basic SNMP support has been added.
  • SMTP proxy web interface rewrite
    The web interface of the SMTP proxy has been rewritten with focus on
    usability.
  • VLAN support (IEEE 802.1Q trunking)
    It is now possible to create VLANs on every interface. The VLAN
    interfaces can be used to distinguish connections in the same zone.

Internet Gratis di Kampus Unesa Ketintang

Minggu, 18 Oktober 2009

Internet saat ini sudah bukan termasuk hal yang (baca barang) mewah. Banyak sekali tempat-tempat umum yang menyediakan akses internet gratis. Seperti di cafe, mall, taman kota, kampus dan bahkan di kota kediri saya menjumpai arena futsal yang juga menyediakan akses internet gratis.
Hari minggu pagi kemarin, aku sempat mencoba akses internet gratis yang di sediakan di kampus Unesa Ketintang. Sebenarnya sudah sejak beberapa bulan lalu aku tau kalau di kampus tersebut menyediakan akses internet (banyak mahasiswa yang berlama-lama melototin laptop di sekitar kampus), tapi aku kira hanya untuk kalangan mahasiswa. Unesa mungkin sudah mulai menyadari bahwa internet merupakan salah satu fasilitas yang diperlukan mahasiswa untuk menunjang proses belajar mengajar di kampus. Untuk itu selain menyediakan fasilitas akses internet bagi mahasiswanya universitas mendesign tempat-tempat yang strategis agar mahasiswa dapat mengakses internet gratis dengan lebih nyaman. Contoh di depan gedung Fakultas Teknik Unesa terdapat pohon-pohon besar dan rindang yang di bawah-nya di sediakan tempat duduk sekaligus meja yang biasanya dipakai mahasiswa untuk menunggu jam perkuliahan sembari meng-akses internet dan di beberapa tempat duduk di serambi gedung tersebut disediakan juga steker listrik (buat nge-cash batteray laptop). Mungkin pihak rektorat sudah mulai memikirkan Unesa dimasa datang akan di jadikan
Cyber Campus.
Saat aku nyalakan laptop ternyata banyak sekali wireless network yang di kenali. Tiap-tiap Fakultas di Unesa punya wireless network sendiri. Pertama aku coba wireless network telkom buat sekedar browsing dan ngetes seberapa cepat akses internet-nya, diluar dugaan koneksinya lambat sekali. Kemudian aku coba wireless network punya fakultas teknik, dan koneksinya cukup membuat nyaman buat browsing dan ngeblog. Namun ada hal yang menarik ketika aku coba untuk mengakses situs facebook ternyata di blokir dengan ditandai oleh pesan dari squid bahwa url tersebut tidak dapat diakses. Padahal saat pakai wireless network-nya telkom sebelumnya bisa diakses.
Ternyata tidak hanya di Pemkot Surabaya saja yang di blokir facebook-nya di Unesa juga ha..ha...

Perjalanan Mudik 2009 (Surabaya - Kediri)

Kamis, 01 Oktober 2009

Kami sekeluarga mudik ke kediri untuk merayakan Idul Fitri 1430 H dengan mengendarai Sepeda Motor.
Berangkat pada hari sabtu pagi pukul 4.30 wib. Berdasarkan pengalaman tahun-tahun sebelumnya, jika berangkat pada jam-jam segitu arus mudik belum terlalu padat. Tapi perkiraanku ternyata salah. Baru sampai di Jalan Raya Kletek ternyata arus mudik sudah padat, dengan di dominasi kendaraan roda dua dan mobil pribadi. Sampai didaerah trosobo arus lalulintas masih padat bahkan ada pengendara motor yang jatuh karena bersenggola
n dengan pengendara yang lain. Untunglah tidak sampai luka parah. Masuk ke bypass sidoarjo mulai lancar karena arus kendaraan terbagi menjadi dua, kearah krian kota dan kearah kota mojokerto lewat bypass. Eh.... sampai trafic ligth pertama di jalur bypass macet lagi, karena timer lampu merah lebih lama dari pada lampu hijau. Beruntung karena naik motor jadi bisa agak zigzag dikit dan lolos dari kemacetan yang panjang dan mulai panas. Selepas dari bypass arus lalulintas mulai normal, hingga bisa memacu motor sampai 70 km/jam. Sampai mendekati terminal Mojokerto, tiba-tiba ada barang bawaan pemudik bermotor yang jatuh ke tengah jalan ups... Beruntung jarak antara barang yang jatuh dengan motor kami agak jauh.
Sampai di terminal Mojoagung, kembali kemacetan panjang terjadi karena berdekatan dengan pasar. Wah.... kalau begini bakal lama nih perjalanan. Akhirnya aku ambil jalur alternatif yang belum pernah ku lewati. Dengan mengandalkan petunjuk yang ada dan feeling, akhirnya kami ber-3 sampai juga di kediri dengan selamat meski agak nyasar-nyasar. Surabaya - Kediri yang berjarak 128 km dengan kondisi normal yang biasanya kami tempuh selama 3 jam perjalanan, dengan adanya kemacetan dan sedikit memutar dan kesasar jadi 4 jam perjalanan. Fuih... capek tapi seneng


Simulasi Membuat Jaringan OpenVPN Dengan Endian Firewall Community

Kamis, 17 September 2009

Virtual Private Network adalah salah satu solusi yang dapat digunakan perusahaan yang mempunyai banyak kantor cabang yang berada di lain kota. Dari berbagai macam distro dan nama produk yang saya ketahui, kali ini penulis mencoba OpenVPN yang ada di Endian Firewall Community (untuk selanjutnya saya singkat EFW). Kenapa saya pilih EFW Community ? selain free karena OpenVPN sudah terrinstall (include) dalam distro tersebut (bukan add-on/aplikasi tambahan) jadinya tidak repot lagi. Simulasi saya kali ini menggunakan 2 buah PC (yang sebelumnya sudah terinstal EFW) satu untuk OpenVPN Server yang berada di Head Office dan yang lain sebagai OpenVPN Client yang berada di Branc Office.
Berikut adalah skema jaringan OpenVPN yang akan kita buat.




Skenario:
1. Network yang berada di Branc Office dapat melakukan koneksi secara aman ke Network yang berada di Head Office dengan OpenVPN melalui jalur Internet (saya analogikan jalur internet dengan switch)
2. User yang mobile juga dapat melakukan koneksi secara aman ke network Head Office
3. Konfigurasi IP Address EFW di sisi Head Office (OpenVPN Server)
Red Zone : 192.168.254.2/24
Green Zone : 192.168.1.18/24
4. Konfigurasi IP Address EFW di sisi Branc Office (OpenVPN Client)
Red Zone: 192.168.254.4/24
Green Zone: 192.168.2.18/24

Spesifikasi PC yang digunakan untuk OpenVPN Server & Client
Processor : Intel Pentium III 800 Mhz
Memori : 256 Mb
Hardisk : 20 Gb
NIC : 2 buah untuk network Red Zone & Green Zone

Step by step:
A.OpenVPN Server Side (EFW berada di Head Office)
1. Ikuti petunjuk seperti pada gambar berikut.
Pada langkah ke-4 isikan Range IP Address green zone pada OpenVPN Server (Range IP Address inilah yang nantinya akan digunakan OpenVPN Client untuk melakukan koneksi ke OpenVPN Server)




2. Pada langkah ke-6 download dan simpan CA Certificate ke lokal hardisk. File ini yang nantinya di gunakan sebagai kunci untuk melakukan koneksi ke OpenVPN Server



3. Buat Account untuk OpenVPN Client



4. Pada tap Advance dan langkah ke-2, beri tanda cek pada kotak isian. Ini dimaksudkan agar jika di remote side ada DHCP server, tidak mengganggu atau mengacaukan susunan ip address di server side.



B. OpenVPN Client Side (EFW berada di Branc Office)
1. Masuk ke menu VPN, pilih tap OpenVPN Client (Gw2Gw). Kemudian pilih tombol Add Tunnel Configuration.
Pada langkah ke-2 isikan ip publik dari OpenVPN Server kemudian upload CA Certificate yang sebelumnya didownload dari OpenVPN Server.




2.Pilih tombol Advance tunnel configuration, kemudian pilih connection type dengan tipe Routed.



3. Save dan restart service VPN. Jika berhasil maka akan tampak seperti gambar berikut.




Selanjutnya untuk installasi & configurasi user yang mobile (Roadwarrior) silahkan ikuti link ini.
Selamat mencoba :)

Installasi Virtual Machine Menggunakan XenServer 5.5

Rabu, 01 Juli 2009

Hardware Requirements:
1. IBM X 3500 Series
2. Xeon Quad Core 2 Ghz
3. Hardisk 2 x 146 GB
4. Memori 4 GB

Persiapan :
1. Install XenServer 5.5 pada server fisik
2. Install XenCenter pada Komputer Client (Konfigurasi Virtual Mesin dilakukan melalui XenCenter)

Installasi :
1. Jalankan Program XenCenter --> isikan hostname, username & password --> Connect


2. Sorot pada hostname (xenserver-ibm) --> klik kanan --> New VM


3. Pada menu template akan terdapat banyak pilihan OS, sesuaikan dengan OS yang akan anda gunakan (ex. windows server 2003)


4. Berikan nama & diskripsi virtual mesin yang dibuat --> Next


5. Pada menu Location pilih Physical DVD drive --> Next

6. Pada menu Home Server biarkan sesuai default --> Next

7. Pada Menu CPU & Memory dapat di sesuaikan dengan keinginan kita misal kita mau pake 2 cpu & memory 1000 MB/GB (gunakan tanda panah atas/bawah untuk merubah) --> Next
Note: anda juga dapat merubah size memory & cpu pada saat os telah diintall.


8. Menu Virtual Disk --> Add --> isikan size hardisk sesuai keinginan --> OK


9. Menu Virtual Interface --> biarkan defaulth --> Next

10. Finish --> virtual mesin siap digunakan.



11. Instalasi windows server 2003 dapat di lakukan di virtual mesin tersebut seperti proses instalasi pada server fisik.







Citrix Delivery Center Product Family

Kamis, 18 Juni 2009

XenServer

Adalah salah satu product family dari Citrix Delivery Center yang mensimulasikan (memvirtualkan) processor, memory, network card dan storage menjadi sebuah mesin virtual. Dengan XenServer sebuah system server dapat menjalankan lebih dari satu mesin virtual, dengan demikian resource hardware dari server fisik dapat di optimalkan.

Salah satu fitur yang menarik dari XenServer adalah Automated high availability. Dengan fitur ini jika ada mesin virtual yang tidak bekerja dikarenakan server fisik-nya mati, maka secara otomatis XenServer akan menyalakan kembali semua mesin virtual yang berjalan di server fisik lainnya. Selain itu XenServer mempunyai kemampuan untuk memindahkan mesin virtual dari satu server fisik ke server fisik yang lain secara live ( mesin virtual akan tetap berjalan secara normal pada saat terjadinya perpindahan tersebut). Perpindahan ini juga dapat terjadi secara otomatis pada saat terjadi overload pada sebuah server fisik. Mesin virtual yang membutuhkan sumberdaya lebih akan dipindahkan ke server yang masih rendah utilisasinya tanpa ada downtime. Dengan kemampuan seperti itu, sebuah server dapat di maintenance, diperbaiki dan di upgrade tanpa mengganggu aktivitas pengguna sehari-hari.

Produk XenServer di release dalam empat edisi:

1. Platinum Edition

2. Enterprise Edition

3. Standard Edition

4. Express Edition


Konfigurasi Dasar Endian Firewall 2.2 Final Release

Senin, 15 Juni 2009

Setelah bulan mei kemaren resmi di release versi 2.2 penulis langsung mencoba firewall ini dan berikut adalah step by step setting Endian Firewall.

Skenario:
1. Endian firewall di gunakan sebagai pintu keluar untuk melakukan koneksi ke internet
2. IP Address Green Zone (LAN) : 192.168.0.1
3. IP Address Red Zone : 192.168.2.1
3. IP Address Modem ADSL adalah 192.168.2.2
4. ISP yang dipakai adalah Speedy

Step by step:
1. Untuk melakukan konfigurasi awal akses alamat endian firewall melalui web browser. Misalnya https://192.168.0.1:10443

2. Pilih tombol " >>> " kemudian sesuaikan pilihan bahasa dan waktu



3. Isikan password untuk akses konfigurasi efw melalui web dan melalui ssh


4. Pada menu isian network setup wizzard pilih ethernet static


5.Karena hanya ada 2 network yang akan di hubungkan, pilih " none " lalu next



6.Isikan IP Address untuk Endian Firewall dan hostname --> Misalnya " 192.168.0.1 "



7.Isikan IP Address dari NIC ke-2 yang terhubung ke internet --> " 192.168.2.1 " dan isikan juga IP Address default gateway-nya --> "192.168.2.2 " (IP Address Modem ADSL)




8. Isikan Alamat DNS1 dan DNS2. Alamat DNS akan di berikan oleh ISP dimana anda berlangganan koneksi internet
9.Terakhir tekan OK, apply configurations



10. Coba untuk browsing internet dengan terlebih dahulu menambahkan gateway di komputer client ke IP 192.168.0.1

Mencicipi Windows 7 RC

Kamis, 11 Juni 2009

Pada bulan Mei 2009 kemarin, secara resmi Windows 7 RC dapat digunakan oleh masyarakat umum. Produk ini merupakan produk baru dari microsoft setelah Windows vista.
Seperti halnya windows vista, windows 7 juga mensyaratkan hardware requirements yang tinggi agar windows 7 dapat bekerja secara baik. Meskipun membutuhkan resource hardware yang sama dengan vista, windows 7 diklaim mempunyai beberapa kelebihan yaitu:
1. Windows 7 lebih ringan daripada vista
2. Lebih cepat
3. Lebih Responsif.
4. Lebih Jernih.

Penulis menyempatkan untuk mencoba windows 7, setelah mendapat DVD dari salah satu majalah komputer. Berikut adalah spesifikasi hardware yang penulis gunakan untuk mencoba produk baru dari Microsoft:
1. Processor : Intel Core 2 Duo 2,8 Ghz
2. RAM : 1 Gb
3. Hardisk : 80 Gb
4. Motherboard : Intel
5. DVD

Pada saat proses installasi membutuhkan waktu kurang lebih 40 menit. Penulis rasa waktu 40 menit relatif cepat. Kemungkinan saat proses instalasi windows 7, hanya service-service yang penting saja yang secara default di installkan. Sehingga cukup memangkas waktu proses instalasi dan membuat windows 7 terasa lebih ringan.
Disisi keamanan, dalam windows 7 di kenal dengan istilah Action Center ( sebelum-nya Security Center) Isi dari Action Center terbagi 2 yaitu Security dan Maintenance.
Yang termasuk dalam Security adalah:
1. Network Firewall
2. Windows update
3. Virus Protection
4. Spyware & unwanted software protection
5. Internet security setting
6. User account control
7. Network acces protection

Maintenance:
1. Check for solution problem report
2. Backup
3. Check for update
4. Troubleshooting

Secara keseluruhan windows 7 mengalami perbaikan yang cukup menjanjikan. Diharapkan versi release-nya akan dapat mengulang kesuksesan dari windows xp.



Versi 2.2 Final Release Endian Firewall

Rabu, 10 Juni 2009

Kemaren iseng-iseng masuk ke web-nya endian firewall, eh... ternyata versi 2.2 sudah keluar versi finalnya. Hari itu juga langsung download file iso-nya supaya hari ini bisa di oprek.
Bagi yang sudah punya endian firewall dengan versi sebelumnya, dapat melakukan update versi terbaru. Untuk step by step update ke versi terbaru silahkan merujuk ke www.endian.com

TelkomSpeedy.co.id Seharian

Jumat, 23 Januari 2009


Kemaren, seharian otak-atik modem & koneksi internet.
Sebabnya koneksi internet mendadak putus.



22 Januari 2009
08.15
Ada rekan yang ngasih tau klo koneksi internet putus
08.30 Cek Konfigurasi PC gateway (Lihat log-nya). ok
08.45 Cek Card LAN dan koneksi Jaringan komputer. ok
09.00 Aku reset modem ADSL (Prolink) begitu up, led ADSL nyala menandakan ada koneksi ADSL, tapi led TX/RX tidak nyala.
09.10 Trus aku cek di web admin-nya koq tidak dapet ip publik dari telkom?. Otak atik configurasi modem-nya (mungkin ada yang salah!)
09.15 Telepon ke 147, nanyain ada gangguan speedy kah? dijawab tdk ada. sakalian lapor aja klo gitu. ( biasanya sama cs speedy disuruh restart modem)
09.30 Lalu aku cek line speedy-nya pake telepon, ada nada tunggu bersih lagi (biasa-nya kemrosok) trus coba buat telepon ke luar, nyambung juga.
09.35 Lagi enjoy nyari troubleshooting-nya, Pak Boss telepon internet-nya kenapa koq tidak bisa?
09.40 Jangan-jangan modem ADSL-nya bermasalah.
09.45 Coba ganti dengan modem lain. Lupa IP address yang di pakai modem, akhir-nya tak reset modem-nya. tapi koq belum konek ke ip 192.168.1.1 (ip default modem). Coba cari di manual book-nya mungkin bukan itu ip address-nya.
Eh.... bukunya ilang, bongkar-bongkar di kerdus kumpulan CD & buku manual gak ketemu juga hemm..... but Alhamdulillah..... rekanku nemu'in cd driver plus manual-nya.
10.15 Hem.. ternyata cara ngreset-nya, tombol reset ditekan selama 10 detik dan baru ngefek setelah 1 menit kemudian
10.20 Berhasil masuk ke web admin-nya. Lihat-lihat menu konfigurasi-nya sesaat dan isi user & password dari speedy eh... dibilang connection failed karena user name dan password salah.
coba lagi dengan password yang lain. tetep aja gagal.
10.45 Big boss telepon, nanyain internet-nya koq blm bisa. Dengan tenang tak jawab belum pak masih di usahain.
11.00 Baru ke-inget klo mantan bos dulu pernah setting modem Linkys ADSL yang kelihatannya wis ready.
11.20 Dapet telepon dari cs speedy nanyain speedy-nya bisa/belum? lalu aku minta cs-nya aja ngereset dari sana (entah apanya yg di reset).Trus entar 10 menit kemudian dicoba lagi
11.30 Pasang dan ganti modem ADSL merek Linksys
11.45 Coba konek lagi ke Speedy. tetep gak konek
11.50 Cari inspirasi dulu ah..... biar gak spaneng
12.00 Sholat duhur dulu plus makan
13.00 Nerusin Nyoba ADSL Modem lagi. pake user password yang lain (ganti dengan angka&huruf)
13.15 CS speedy telepon lagi, nanyain kabar koneksi ke speedy. Aku bilang belum bisa & aku minta teknisi-nya dateng ke office.
CS-nya menyanggupi namun.... teknisinya baru bisa keesokan harinya. Alias hari jum'at pagi ini. Walah.... walah....Bener bener telkomspeedy.co.id hari ini

23 Januari 2009
Dan Benar Saja
08.00 Nyampe ruangan, langsung menuju ruang server. Alhamdulillah speedy udah konek
09.00 Telepon dari teknisinya speedy, menanyakan apa sudah bisa konek? sekaligus ngasih tau klo kemaren memang ada gangguan speedy di daerah margomulyo.
09.15 Case closed. Ngerjakan tugas lainnya